Waspadai Covid-19 Varian Mu, 2 Dosen Fakultas Kedokteran UNS Ingatkan Hal Ini
Dirinya tidak ingin kembali terjadi membludaknya antrean RS seperti pada bulan Juni-Juli lalu, ketika Covid-19 varian Delta menyebar.
“Dalam konsep teoritis alamaiah ketika virus semakin cepat menular, maka biasanya akan disertai dengan penurunan tingkat keganasan. Terbukti sebenarnya Delta kecepatan menularnya tinggi, beberapa negara angka kematian karena Delta sebenarnya lebih rendah. Persoalannya nanti kalau yang tertular banyak, RS tidak mampu menampung,” katanya.
Sementara itu, dosen FK UNS lainnya, dr Hendrastutik Apriningsih mengatakan, mutasi merupakan suatu kebutuhan dari virus untuk tetap dapat hidup.
Pada kasus menularnya Covid-19, dia menjelaskan penyakit ini memiliki gejala-gejala yang umum. Artinya, orang yang sudah terjangkit Covid-19 akan merasakan batuk, sesak napas, pilek, hingga kelelahan.
Namun khusus untuk Covid-19 varian Mu, ia mengingatkan jika mutasi baru ini akan memunculkan gejala-gejala yang lebih spesifik. Seperti, batuk yang lebih dominan, demam tinggi, dan anosmia.