Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fakta Sindikat Joki UTBK di Surabaya, Tarif Tembus Rp700 Juta demi Lolos Kedokteran
Advertisement . Scroll to see content

Waspadai Covid-19 Varian Mu, 2 Dosen Fakultas Kedokteran UNS Ingatkan Hal Ini

Kamis, 23 September 2021 - 10:39:00 WIB
Waspadai Covid-19 Varian Mu, 2 Dosen Fakultas Kedokteran UNS Ingatkan Hal Ini
Juru Bicara Satgas Covid-19 Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dr Tonang Dwi Ardyanto. Foto: Ist.
Advertisement . Scroll to see content

Dua sistem imun itu dinilai sama-sama penting. Sebab, dengan adanya dua sistem imun tersebut membuat tubuh menjadi semakin mudah mengenali virus yang masuk.

Oleh sebab itu, ia menilai tidak tepat jika ada orang yang menolak divaksin Covid-19 karena merasa sudah memiliki antiobodi.

“Ibaratnya, imunitas bawaan seperti tentara garis depan. Dari lahir perlu dilatih, tapi untuk antibodi sifatnya baru ada ketika ketemu benda asing, entah virus atau bakteri. Nanti, ketika virus X masuk, antibodi kita mengenal, langsung hancurkan,” katanya.

Berkenaan dengan beragamnya varian baru Covid-19, ia menyebut semakin banyak mutasi yang dilakukan suatu virus, maka tingkat keganasannya semakin berkurang.

Namun, ia meminta masyarakat  tidak lengah. Sebab, walau tingkat keganasan varian baru Covid-19 dinilai akan berkurang, namun potensi penularannya tetap ada.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut