Waspada! 297 TPS di Wilayah Jateng Masuk Kategori Sangat Rawan
Irjen Luthi menambahkan operasi ini digelar di tingkat pusat hingga daerah. Selain Pemilu 2024, mereka juga dilibatkan untuk pengamanan pemilu kepala daerah (Pilkada) 2024 mendatang.
“Polda Jateng telah melakukan kegiatan-kegiatan kepolisian (untuk pengamanan), pengamanan VVIP, Sispamkota (Sistem Pengamanan Kota), Gakkumdu (Penegak Hukum Terpadu), SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu), dan sebagainya, seluruh jajaran Polres juga sudah,” jelasnya.
Saat ini, kata Irjen Luthfi, untuk rangkaian kegiatan Pemilu 2024 adalah masa pendaftaran dan verifikasi data, baik untuk calon anggota DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPRI RI maupun DPD RI. Kemudian dilanjutkan pendaftaran capres dan cawapres hingga November. “Baru kemudian kampanye,” ujarnya.
Penjabat (Pj) Gubernur Jateng Komjen Pol (P) Nana Sudjana menyebut apel gelar pasukan bersama stakeholder terkait itu juga dalam rangka memantapkan kolaborasi, soliditas dan sinergitas.
“Kita akan bersama-sama di lapangan dan tentunya menjamin harus menjamin pelaksanaan Pemilu dan Pemilukada 2024 akan berjalan dengan lancar dan tertib, kondusif,” kata Nana.
Sementara, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono menyebut TNI siap membackup pengamanan rangkaian dan pelaksanaan Pemilu 2024 itu.
“Personel (Kodam Diponegoro) yang BKO (Bawah Komando Operasi – Polda Jateng) sementara lima ribu orang,” ujarnya.
Editor: Ahmad Antoni