Tradisi HUT Banteng Raiders: Heningkan Cipta Tengah Malam hingga Tanam Kepala Kerbau
Sementara di tengah keheningan, seorang prajurit Banteng Raiders membacakan puisi yang sangat menyentuh kalbu. Berikut isi puisi yang dibacakan prajurit "Puisi malam itu, wahai prajurit Banteng Raiders, Ragaku kini tanpa nyawa, terbujur kaku tiada daya.
Ya raga ini telah mati, tetap semangat tak kenal sirna, sampai tanah terbebas dari belenggu penjajah, sering bangsa ini terganggu,
Dikhianati dan pemberontakan silih berganti, Darahku bergolak, Jiwaku meronta, harga diri pantang digadaikan, perjuangan haram dikotorkan,
Ini 23 Maret hari keramat, wahai prajurit pembela Nusa, berbutir peluru menembus jantangku, dada tersengal hati menjerit, arahkan hangatnya darah yang membasahi, betapa indah kesetiaan pada negeri, cita-cita, kehormatan dan pengorbanan adalah kejayaan.
Atas nama para pahlawan Praka (ANM) Praka Firdaus Kurniawan Nugroho gugur kontak tembak di Kampung Titigi, Sugapa Intan JayaPapua pada tanggal 6 November 2020 dalam membela kehormatan bangsa.