Terdampak PSBB Jakarta, Telur Ayam di Peternak Klaten Hanya Dihargai Rp16.500 per Kg
Sunaryo mengatakan pengiriman telur ke dua wilayah itu juga tak maksimal. Dia mencontohkan dalam sehari para peternak telur di Soloraya bisa mengirim telur ke Jakarta dan Jabar sebanyak 150 ton/hari.
Namun, sejak PSBB pengiriman telur hanya kisaran 30 ton per hari dengan sekitar 9 ton telur berasal dari peternak Klaten. Terkait PSBB Jakarta yang pernah diberlakukan pada April lalu, Sunaryo mengatakan kondisinya lebih parah dibandingkan saat ini. Harga telur di tingkat peternak sempat mencapai angka Rp13.000/kg.
“Dihitung kerugian itu dalam sebulan hampir Rp500 juta,” katanya.
Terkait produksi telur yang tak bisa dipasok ke Jakarta dan Jabar, Sunaryo mengatakan para peternak mengalihkan pemasaran. Dia menyebut telur-telur yang tak bisa dipasok ke wilayah lain ke pedagang-pedagang di kampung.
“Harapan kami ada campur tangan pemerintah mengatasi kondisi ini. Sekarang harapannya pada bantuan sosial berupa sembako itu bisa menyerap telur-telur dari peternak lokal,” katanya..
Sunaryo mengakui sebelumnya pemkab mendorong agar program jaring pengaman sosial menggunakan produk lokal termasuk telur dibeli dari peternak lokal. Begitu pula dengan bantuan pada program keluarga harapan (PKH).