Terdampak PSBB Jakarta, Telur Ayam di Peternak Klaten Hanya Dihargai Rp16.500 per Kg
KLATEN, iNews.id -Peternak ayam di Klaten mengeluhkan anjloknya harga telur hingga Rp16.500 per kg. Salah satu penyebab anjloknya harga yakni pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta beberapa waktu terakhir.
Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Klaten, Sunaryo, mengatakan anjloknya harga telur itu sudah terjadi sepekan terakhir. Bahkan, hari minggu ini terbilang paling buruk dalam penjualan telur ayam.
“Harganya itu turun terus. Sempat pada harga Rp23.000 per kg kemudian turun Rp19.000 per kg dan pekan ini menjadi Rp16.500 per kg. Ini harga terjelek. Kalau dihitung-hitung ya rugi karena BEP (break event point atau titik impas) itu pada Rp19.000 per kg,” kata Sunaryo saat ditemui wartawan di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, Selasa (29/9/2020).
Sunaryo mengatakan PSBB membuat pengiriman sulit masuk terutama ke wilayah Jakarta. Belum lagi, kondisi pasar sempat sepi.
“Rata-rata pasar peternak di wilayah Soloraya itu ke Jakarta dan Jawa Barat,” kata Sunaryo.