Status Gunung Dieng Turun dari Waspada jadi Normal, Ini Penjelasan PVMBG
Dalam jarak kurang dari 10 meter, konsentrasi volume karbon dioksida maksimum 0,92 persen. Sedangkan, hasil pengukuran stasiun multigas menunjukkan konsentrasi karbon dioksida antara 0,15 persen sampai 0,19 persen yang mengindikasikan adanya penurunan konsentrasi gas karbon dioksida di Kawah Timbang.
Hasil pengukuran suhu air dan suhu tanah di Kawah Sileri pada kurun waktu yang sama, berturut-turut rata-rata 67,3 derajat Celsius dan 22,1 derajat Celsius yang menunjukkan suhu relatif stabil.
Gempa-gempa tektonik lokal dan gempa terasa juga menunjukkan penurunan. Hal itu mengindikasikan kondisi di bawah permukaan yang sudah mulai stabil.
Potensi bahaya yang bisa ditimbulkan dari aktivitas vulkanik di Gunung Dieng saat ini terutama adalah erupsi freatik di Kawah Sileri.
"Erupsi freatik atau semburan lumpur di Kawah Sileri bisa terjadi tanpa didahului oleh adanya peningkatan aktivitas baik visual maupun kegempaan," kata Hendra.