Status Gunung Dieng Turun dari Waspada jadi Normal, Ini Penjelasan PVMBG
Sedangkan, hasil pengamatan instrumental mencatat bahwa hanya ada satu kali gempa vulkanik dalam dengan 18,7 milimeter, S-P 0,4 detik dan lama gempa 5,5 detik.
PVMBG juga mencatat ada 1.219 kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 4,3 sampai 42,7 milimeter, S-P 0,28 sampai 18,4 detik dan lama gempa 4,32 sampai 57,03 detik.
Kemudian, terekam pula 32 kali gempa skala I hingga III MMI dengan amplitudo 42,7 milimeter, S-P 0,5 sampai 8,24 detik dan lama gempa 9,8 sampai 202,91 detik. Kemudian, tercatat ada 13 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 9,3 sampai 42,7 milimeter, S-P 10,1 sampai 37,78 detik dan lama gempa 43,2 sampai 246,8 detik.
"Secara visual, akumulasi asap di Kawah Timbang telah berkurang, bertekanan lemah mengindikasikan input gas vulkanik terutama karbon dioksida telah berkurang," kata Hendra.
Pada 22 Februari 2023, hasil pengukuran konsentrasi gas karbon dioksida di Kawah Timbang menggunakan detektor multigas tercatat jumlah volumenya sebesar 11,2 persen.