Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Seorang Penambang Tewas, Warga Lereng Merapi Diimbau Hentikan Aktivitas Penambangan

Kamis, 26 November 2020 - 16:13:00 WIB
Seorang Penambang Tewas, Warga Lereng Merapi Diimbau Hentikan Aktivitas Penambangan
Aparat mengimbau warga di lereng Merapi menghentikan aktivitas penambangan di sungai. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BOYOLALI, iNews.id – Warga yang berada di lereng Merapi diimbau untuk menghentikan aktivitas penambangan di sungai yang berhulu dari puncak Gunung Merapi. Hal itu menyusul adanya peristiwa tanah longsor yang menewaskan seorang penambang di Desa Tlogolele Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali.

"Kami bersama Polsek Selo sudah berkali-kali meminta kepada masyarakat untuk tidak menambang terlebih duhulu mengingat kondisi Merapi saat ini status siaga (level III)," kata Danramil Selo Kapten Inf. Tony Hidayanto, di Selo Boyolali, Kamis (26/11/2020).

Namun Danramil mengatakan, masyarakat setempat masih banyak yang nekat menambang. "Kami sudah memasang sanduk larangan penambangan karena status Merapi di lokasi, tetapi telah diturunkan oleh warga yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Ia mengatakan sesuai petunjuk Kapolres Boyolali tidak boleh ada penambangan sehingga pihaknya akan berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk meningkatkan patroli di lokasi penambangan khusus di Kali Apu Desa Tlogolele.

"Kami juga akan menyampaikan ke Polsek Selo agar nanti dari Satuan Lalu Lintas dan Dinas Perhubungan untuk memasang rambu-rambu lalu lintas agar truk pasir tidak boleh masuk ke daerah penambangan," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut