Sebelum Tewas, Tahanan Rutan Rembang Mengaku Diancam Dibunuh
Di mata ibunya, Edo anak yang baik. Semasa hidup, Edo yang bekerja sebagai sopir itu dikenal mudah bergaul meskipun pendiam. “Kalau nggak diajak ngomong ya dia nggak ngomong,” kata Endang.
Edo, warga Desa Jambu, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Jatim), merupakan tahanan titipan Pengadilan Negeri (PN) Rembang. Dia diproses hukum karena terlibat kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura Kabupaten Rembang pada Oktober 2017 lalu. Dalam waktu dekat, korban yang sudah ditahan sekitar tiga pekan akan menjalani proses persidangan. Sambil menunggu sidang pada pekan depan, Edo Ibnu Darmanto dititipkan ke Rutan Rembang. Namun, Edo tiba-tiba dirawat di rumah sakit karena koma dan akhirnya meninggal.
Kaur Binops Satreskrim Polres Rembang Iptu Moch Edi Sismanto sebelumnya membenarkan, secara fisik ada tanda penganiayaan pada korban. Di bagian matanya ditemukan luka lebam. Jenazah Edo juga sudah diautopsi di RS dr R Soetrasno. “Menurut keluarga, korban mengaku dimintai uang. Kami masih akan memeriksa saksi-saksi. Kalau hasil autopsi masih menunggu dari dokter Polda Jateng,” kata Sismanto.
Editor: Maria Christina