Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Anggota Ormas Serang Warga Pekalongan saat Acara Agustusan, Puluhan Luka

Minggu, 30 Agustus 2020 - 21:46:00 WIB
Puluhan Anggota Ormas Serang Warga Pekalongan saat Acara Agustusan, Puluhan Luka
Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Egy Andrian Suez yang didampingi Dandim Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan dan Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jateng Kompol Heri Murwanto saat gelar perkara kasus amuk massa di acara Agustusan. (Foto: iNews/Suryono)
Advertisement . Scroll to see content

PEKALONGAN, iNews.id – Puluhan anggota organisasi masyarakat (ormas) mengamuk dan menyerang warga saat menggelar acara penutupan rangkaian HUT Kemerdekaan ke-75 RI di Kelurahan Kramatsari, Kota Pekalongan, Sabtu (29/8/2020) malam.

Tanpa sebab yang jelas, puluhan anggota ormas itu tiba-tiba mengamuk dan membubarkan paksa kegiatan tersebut. Para pelaku menggunakan potongan bambu untuk membubarkan acara dan kerumunan massa yang ada di lokasi.

Ironisnya, dalam kegiatan tersebut terdapat anak-anak dan perempuan. Akibat kejadian tersebut, puluhan warga luka-luka terkena pentungan bambu dari anggota ormas tersebut. Sebagian massa ormas tersebut juga luka-luka.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Egy Andrian Suez mengatakan, dari hasil penyidikan massa mengaku terganggu dengan kegiatan tersebut.

"Dalam waktu kurang dari 24 jam, para pelaku berhasil diamankan. 22 orang yang berhasil dibekuk, 11 di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kapolres, Minggu (30/8/2020).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut