Potret Prajurit TNI dan Petani Berjibaku Bangun Jembatan Beton di Desa Nanggulan Klaten
‘’Kami senang melihat kekompakan personel TNI dan Polri saat bekerja bersama masyarakat menyelesaikan proyek TMMD. Kekompakan dan kerukunan yang ditunjukan, bisa menjadi teladan masyarakat desa kami,’’ kata Kadus Nanggulan, Bambang Sayoko.
Setiap hari, Satgas TMMD bersama masyarakat menurunkan material. Bahkan, semen dan pasir cadangan pun didatangkan untuk mengantisipasi keterlambatan pasokan material yang bisa menghambat pekerjaan.
‘’Pasokan material ke lokasi TMMD sangat penting agar pekerjaan fisik bisa cepat selesai. Saat awal sempat agak tersendat, tapi akhir-akhir ini sudah lancar. Mudah-mudahan semua pekerjaan bisa tepat waktu,’’ kata Sunarto (35) warga Desa Nanggulan.
Tidak heran di hari kelima sejak TMMD dibuka, pembangunan sudah mencapai 50 persen. Ini berkat kelincahan para prajurit dibantu masyarakat.
Fondasi penyangga batang baja tampak kokoh juga sudah selesai dikerjakan. Baja berukuran besar sebagai penyangga lantai jembatan membentang kuat sehingga mampu menahan beban seukuran roda empat.