Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Operasi Besar Kejahatan Jalanan di Lampung! 95 Orang Ditangkap, Senpi hingga Granat Disita
Advertisement . Scroll to see content

Polda Jateng Mendadak Cek Senpi dan Tes Urine Anggota Polres Blora, Ada Apa?

Kamis, 04 Maret 2021 - 13:37:00 WIB
Polda Jateng Mendadak Cek Senpi dan Tes Urine Anggota Polres Blora, Ada Apa?
Sipropam Polres Blora bersama Bid Propam Polda Jateng saat mengecek senpi anggota. (iNews/Heri Purnomo)
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya peredaran senpi dil lingkungan Polres Blora harus sesuai prosedur. "Jangan sampai ada senjata beredar tanpa dokumen, apalagi sampai izinnya habis, namun senjata tersebut masih dipegang oleh anggota," katanya.

Setiap anggota pemegang senpi, lanjut dia, wajib mengikuti tahapan tes pemegang senpi meliputi tes psikologi, test kesehatan kejiwaan serta test lainnya.  "Untuk antisipasi jangan sampai senpi jatuh ke tangan yang salah, setiap anggota pemegang senpi harus lulus ujian," ujar dia.

Sementara itu, Kanit 1 Hartib Subbidprovos Bidpropam Polda Jateng Iptu Walidi mengatakan, pengecekan senjata api dan tes urine yang dilakukan oleh Bid Propam Polda Jateng ini bukan hanya di Polres Blora saja, namun juga di seluruh Polres jajaran Polda Jateng hingga ke unsur paling bawah yaitu Polsek. 

"Tujuan utama Provost Polda turun ke wilayah cek senpi ke Polres jajaran adalah untuk mengetahui sejauh mana dalam hal pimpinan daerah, (Kasatwil) meminjamkan senpi kepada anggotanya. Apalagi ada beberapa anggota di luar Jawa Tengah yang menyalahgunakan senjata," kata Iptu Walidi.

Ia  menggaris menekankan bahwa  memegang senjata harus selektif, selain lulus tes psikologi dan tes kesehatan kejiwaan.  Jika diketahui tabiat atau kelakuan anggota kurang baik, maka pimpinan dapat membatalkan atau tidak meminjam pakaikan senpi.

"Senpi saat ini betul betul di atensi, jangan sampai ada penyalahgunaan senjata. Dalam pemeriksaan senpi juga ada pemeriksaan urine dengan tujuan untuk antisipasi penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut