Pilkada 2020, Polda Jateng Petakan Titik Kerawanan di 21 Daerah
SEMARANG, iNews.id - Kepolisian daerah (Polda) Jawa Tengah memetakan sejumlah titik kerawanan dalam Pilkada Serentak 2020 yang digelar di 21 daerah. Pemetaan tersebut menggunakan alat ukur Indeks Potensi Kerawanan (IPK).
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna menerangkan, IPK Pilkada 2020 diukur menggunakan lima dimensi, 17 variabel, dan 118 indikator. Keseluruhannya disandingkan dengan karakteristik potensi kerawanan dari masing-masing daerah.
"Itu sudah menjadi catatan kepolisian untuk dijadikan pedoman dalam rangka melakukan deteksi dini dan mencegah dini terjadinya gangguan kamtibmas, atau terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan yang jadi dasar pengamanan oleh satuan kewilayahan," kata Iskandar, Minggu (13/9/2020).
Dia menyebutkan, ada sekitar 14.000 personel Polri-TNI dikerahkan untuk mengamankan daerah-daerah yang menggelar pilkada. Semua daerah menjadi fokus perhatian pengamanan pilkada, tapi dengan eskalasi yang berbeda.
"Tidak menutup kemungkinan di 21 lokasi tersebut ada daerah-daerah kita anggap kurang rawan, rawan, dan sangat rawan," ujarnya.