Pergerakan Masyarakat di Jateng Tinggi, Rapid Test Digelar Massal di 35 Kabupaten/Kota
SEMARANG, iNews.id - Pergerakan masyarakat yang tinggi di bulan Ramadan serta Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, membuat Pemprov Jawa Tengah (Jateng) waspada penyebaran Covid-19 meningkat. Untuk mengantisipasi dan menangani masalah itu, akan digelar rapid test massal di 35 kabupaten/kota di Jateng.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, telah mendistribusikan 38.111 rapid test ke seluruh kabupaten/kota. Rapid test itu bakal menyasar pusat-pusat keramaian yang kemungkinan jadi episentrum baru dan bisa menjadi transmisi lokal.
"Beberapa bupati dan wali kota sudah melakukan. Seperti di Kota Semarang kemarin, di Pasar Kobong langsung menemukan 26, di dua masjid Semarang Barat menemukan tiga orang," kata Ganjar di Semarang, Selasa (26/5/2020).
Selain pusat-pusat keramaian tersebut, pihaknya juga terus melakukan penelusuran satu per satu orang dari daerah episentrum. Di antaranya dari Jakarta, Bogor Jawa Barat, Gowa Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur. Termasuk setelah terjadinya outbreaks di RS Kariadi, Salatiga, Purworejo, dan Kota Semarang.
"Kalau ini dirapid test lebih banyak lagi, kita akan tahu sebenarnya persebarannya di masyarakat seperti apa representasinya," ujarnya.