Penuh Haru, Adik dan Anak Paku Buwono XIII Akhirnya Keluar Keraton Setelah Dikurung 3 Hari

Gusti Moeng kepada wartawan mengaku bersyukur akhirnya bisa keluar dari dalam Keraton. Gusti Moeng pun menceritakan apa yang dialaminya selama dirinya dikunci didalam.
Menurut Gusti Moeng, dirinya sangat senang sekali akhirnya bisa sampai di Keputren dan bisa melihat kondisi Keraton seutuhnya.
"Saya sangat terenyuh melihat Keputren, tempat tinggal kita lahir dan sampai umur 34 tahun saya menikah, harus meninggalkan Keputren, luar biasa (saat melihat kondisi) seperti kuburan. Rasanya miris lihat itu. Sepertinya habis dipotongin semak-semaknya. Tapi bangunan benar-benar sudah memprihatinkan," kata Gusti Moeng.
Kesedihan kedua putri Raja ini semakin menjadi, saat melihat kondisi Keraton, tempat tinggal mereka dulu.
"Selama tiga hari dua malam saya bersama jeng Timur -panggilan Gusti Timoer Rumbai- bersama Sentono dan para penari, bisa menjadi menjadi saksi ketidakmampuan sinuhun untuk mengurus Keraton," katanya.