Peneliti Undip: Kerusakan Terumbu Karang Kerugian Negara, Pelaku Harus Diproses Hukum
SEMARANG, iNews.id – Tiga kapal tongkang kandas di perairan Karimunjawa, Jepara, diduga mengakibatkan kerusakan terumbu karang mendapat sorotan berbagai kalangan. Salah satunya Dr Munasik, peneliti ekologi terumbu karang dari Departemen Ilmu KelautanFPIKUndip Semarang.
Menurutnya, setiap tahun selalu dilaporkan kejadian kerusakan terumbu karang dari berbagai perairan, termasuk di Karimunjawa. Awal Februari 2023 kapal LCT Serasi yang menimpa terumbu karang Gosong Seloka, Karimunjawa.
Sebelum kejadian di Karimunjawa, awal 2017 telah dilaporkan kejadian kandasnya kapal wisata Caledonian Sky di Raja Ampat hingga menyebabkan kerusakan terumbu karang.
“Kerusakan terumbu karang umumnya bersifat rusak fisik akibat baik tertabrak maupun kapal kandas. Luas kerusakan berkisar dari yang ukuran kecil 5 m2 hingga ukuran besar ribuan m2,” kata Munasik kepada iNews.id, Minggu (19/2/2023).
Dia menjelaskan, kerusakan kecil diakibatkan tertabrak kapal sedangkan kerusakan yang luas terjadi akibat kandasnya kapal akibat salah alur, akibat pasang surut serta hanyutnya kapal-kapal tongkang seperti kejadian kandasnya kapal tongkang di Gosong Pulau Tengah dan karang pinggiran Pulau Cilik, Karimunjawa.