Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!
Advertisement . Scroll to see content

Pembongkaran Benteng Bekas Keraton Kartasura, Pemilik Lahan Dimarahi Bupati Sukoharjo

Sabtu, 23 April 2022 - 16:10:00 WIB
Pembongkaran Benteng Bekas Keraton Kartasura, Pemilik Lahan Dimarahi Bupati Sukoharjo
Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat mengecek benteng bekas Keraton Kartasura yang dibongkar, Sabtu (23/4/2022). Foto: Ist.
Advertisement . Scroll to see content

SUKOHARJO, iNews.idPembongkaranbenteng bekas Keraton Kartasura membuat Bupati Sukoharjo Etik Suryani geram. Bupati bahkan sempat memarahi pemilik lahan dan operator eskavator saat meninjau lokasi benteng, Sabtu (23/4/2022). 

"Kebangetan (keterlaluan), orang asli sini (Kartasura) sampai tidak tahu kalau benteng ini benda cagar budaya (BCB). Kalau guyub sama lingkungan sudah pasti tahu meskipun mengabaikan sosialisasi soal aset peninggalan bersejarah ada di lingkungan mereka," kata Etik Suryani. 

Bupati mengaku kaget sekaligus kecewa saat mendapati kondisi kerusakan tembok. Batu bata berserakan dibekas bongkaran tembok benteng selebar 7,4 meter. Pihaknya juga baru mendapat laporan terkait perusakan benteng Bekas keraton Kartasura. Sebab, beberapa hari terakhir ada kegiatan di Jakarta. 

"Sangat kami sayangkan," ujar bupati. 

Seharusnya, sambung bupati, warga sekitar turut menjaga, melestarikan dan memelihara benda bersejarah. Pemilik lahan terutama, tidak sekonyong- konyong membongkar tanpa berdiskusi dengan pengurus lingkungan. Menanyakan izin membangun di atas lahan kawasan cagar budaya pada RT, lurah dan seterusnya.  

"Jangan banyak alasan terus langsung tebas saja. Kalau disuruh memperbaiki pasti tidak bisa. Wong satu bata itu beratnya lebih dari sekilo (1 kilogram), di sini juga tidak ada yang buat," ucap Bupati 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut