Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Beruntun di Turunan Exit Tol Bawen, Truk Tronton Rem Blong Tabrak 3 Kendaraan
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Raden Patah dan Kelenteng Sam Po Kong saat Penyerbuan Pasukan Demak di Semarang

Sabtu, 10 Februari 2024 - 07:06:00 WIB
Kisah Raden Patah dan Kelenteng Sam Po Kong saat Penyerbuan Pasukan Demak di Semarang
Kelenteng Sam Po Kong di Semarang. (Foto: dok Pemkot Semarang)
Advertisement . Scroll to see content

Mereka semuanya akhirnya dimanfaatkan Raden Patah di beberapa bidang, termasuk bidang pembuatan kapal yang terkenal mahir. Orang-orang Tionghoa di Semarang terkenal sangat mahir melakukan pembuatan kapal. 

Kepandaian mereka diperlukan oleh Jimbun untuk memperbesar armada perkapalan di Kota Semarang yang letaknya sangat strategis. Dengan kapal-kapal buatan orang-orang Tionghoa di Semarang itu, Jimbun akan menguasai lalu lintas kapal di lautan Jawa. 

Raden Patah membiarkan kelompok-kelompok itu hidup, namun dia juga mengupayakan agar mereka bisa memeluk agama Islam.

Jimbun atau Raden Patah menghendaki simpati para penduduk di wilayah Demak dan Semarang untuk memperluas kekuasaannya di kemudian hari. Sikap itu memang sikap yang bijaksana dari seorang pemimpin yang sedang berumur 22 tahun. 

Penyerbuan pasukan Demak ke Semarang. Klik halaman selanjutnya untuk membaca artikel ini>>>

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut