Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gadis 18 Tahun Dibegal di Kendal, Pelaku Ancam Pakai Golok Rampas HP dan Uang
Advertisement . Scroll to see content

Beredar Isu Calon Pekerja Migran Ditangkap saat Jokowi di Cilacap, Polda Jateng: Kami Ajak Diskusi

Jumat, 24 September 2021 - 12:19:00 WIB
Beredar Isu Calon Pekerja Migran Ditangkap saat Jokowi di Cilacap, Polda Jateng: Kami Ajak Diskusi
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Al-Qudusy. (foto Dok)
Advertisement . Scroll to see content

CILACAP, iNews.id - Polda Jawa Tengah (Jateng) menepis isu penangkapan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang akan membentangkan poster aspirasi saat kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di SMAN 2 Kabupaten Cilacap. Polisi justru memfasilitasi mereka dengan mengundang Disnakertrans Kabupaten Cilacap.

Kabid Humas, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, sekira pukul pukul 11.35 sampai dengan 12.19 di sepanjang jalan Ketapang menuju ke SMA N 5 Cilacap tim pengamanan mendeteksi rencana pembentangan poster oleh CPMI. Namun tim pengamanan berkoordinasi dengan Disnakertran Kabupaten Cilacap untuk memfasilitasi para calon tenaga kerja Korea dan Taiwan agar tercapai solusi dan menentukan jalan yang terbaik.

"Hal ini bertujuan agar aksi massa susulan dapat diantisipasi, karena jumlahnya ribuan CPMI ," ujar Kombes Iqbal melalui keterangan pers tertulis, Jumat (24/9/2021).

Iqbal menuturkan, saat itu ada ratusan CPMI Korea yang datang di lokasi Jalan Ketapang. Mereka membawa berbagai macam poster yang bertuliskan "Pak Jokowi tolong buka GTOG Korea", "Tolong kami pak Jokowi CPMI mangkrak 2 tahun, "Kami pahlawan devisa #Save CPMI GTOG Korea Selatan", dan Pak Jokowi tolong kami CPMI GTOG Korea Selatan yang mangkrak penempatan hampir 2 tahun".

"Kami memanggil dan mengajak diskusi perwakilan CPMI sebanyak enam orang  berniat menyampaikan aspirasi dengan membentangkan poster kepada Presiden terkait BP2MI menghentikan Pengiriman Tenaga kerja Indonesia ke Korea saat pandemi Covid 19," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut