Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda DIY Kerahkan 21 Drone Pantau Arus Mudik Lebaran selama Operasi Ketupat Progo
Advertisement . Scroll to see content

Gunduli 3 Guru Tersangka Susur Sungai, Anggota Polres Sleman Terancam Sanksi

Rabu, 26 Februari 2020 - 19:03:00 WIB
Gunduli 3 Guru Tersangka Susur Sungai, Anggota Polres Sleman Terancam Sanksi
Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto menjelaskan penetapan satu tersangka dalam kasus tragedi susur Sungai Sempor yang diikuti siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman, DIY, Sabtu (22/2/2020). (Foto: iNews/Gunanto Arhan)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, video rilis dengan kondisi tersangka mengenakan baju tahanan oranye dengan kepala plontos ini pun menuai kecaman sejumlah organisasi. Salah satunya yang memprotes yakni Paguyuban Guru Republik Indonesia (PGRI) diakun twitternya. Namun tidak berselang lama cuitan itu dihapus.

Protes juga dilayangkan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). Mereka  menilai, kepolisian terlalu berlebihan memamerkan guru di depan media.

"Digunduli dan perlakuan selayaknya pelaku kriminalitas berat. Sebab itu berpotensi akan menggiring opini masyarakat bahwa tersangka guru adalah pelaku kejahatan berat," kata Sekjen FGSI, Heru Purnomo.

Heru mengatakan mereka ditetapkan tersangka sebab guru serta pengurus Kwartir Pramuka dinilai bertanggung jawab atas musibah tersebut. Mereka bukan pelaku kriminal pembunuh, pemakai narkoba atau begal.

"Perlakuan polisi kepada tersangka guru tersebut, akan berdampak terhadap psikologis anak-anak muridnya dan keluarga guru," ucapnya.

Tiga orang tersangka yakni IYA (37) dan R (58) merupakan guru dan pembina pramuka di SMP Negeri 1 Turi serta satu tersangka DDS, (58) dari swasta.

Ketiga tersangka pun dihadirkan di depan awak media saat rilis di Mapolres Sleman pada, Selasa (25/2/2020). Dengan tampilan kepala gundul, mereka digiring dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut