Ganjar Ciptakan Iklim Investasi Jateng Kondusif, Pakar: Tumbuhkan Ekonomi dan Turunkan Angka Kemiskinan
Tren penurunan kemiskinan di Jateng terus mengalami penurunan dari tahun 2016-2019, rinciannya tahun 2016 sebanyak 4,5 juta jiwa (13,27 persen), tahun 2017 4,45 juta jiwa (13,01 persen), tahun 2018 3,89 juta jiwa (11,32 persen), dan tahun 2019 3,74 juta jiwa (10,80 persen).
Pandemi Covid-19 yang mulai melanda tahun 2020 berdampak pada kenaikan angka kemiskinan Jateng menjadi 3,98 juta jiwa (11,41 persen), tahun 2021 ketika dampak ekonomi imbas Pandemi Covid-19 makin terasa jumlah kemiskinan Jateng kembali naik menjadi 4,1 juta jiwa (11,79 persen).
Tahun 2022 dengan berbagai intervensi yang dilakukan Ganjar, angka kemiskinan Jateng kembali turun menjadi 3,83 juta jiwa (10,93 persen).
Editor: Ahmad Antoni