Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov
Advertisement . Scroll to see content

Ganjar Ciptakan Iklim Investasi Jateng Kondusif, Pakar: Tumbuhkan Ekonomi dan Turunkan Angka Kemiskinan

Jumat, 30 Juni 2023 - 08:09:00 WIB
Ganjar Ciptakan Iklim Investasi Jateng Kondusif, Pakar: Tumbuhkan Ekonomi dan Turunkan Angka Kemiskinan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus berusaha menciptakan iklim investasi yang kondusif. (Dok Pemprov Jateng)
Advertisement . Scroll to see content

SLEMAN, iNews.id - Gubernur Jawa TengahGanjar Pranowo terus berusaha menciptakan iklim investasi yang kondusif. Hal itu berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat serta berhasil menurunkan angka kemiskinan.

"Pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah, termasuk di Provinsi Jawa Tengah, dapat dipengaruhi oleh variabel konsumsi rumah tangga, investasi domestik dan asing, pengeluaran pemerintah, dan net ekspor atau selisih antara ekspor dengan impor," kata Dosen Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Dr. Y. Sri Susilo, MSi, Jumat (29/6/2023).

Menurut Susilo, Pemprov Jateng di bawah pimpinan Ganjar Pranowo telah mempermudah seluruh kegiatan investasi dan menuntaskan persoalan pungutan liar investasi di Jateng.

"Di samping itu, tenaga kerja yang semakin kompetitif baik dalam upah dan produktivitas menjadi faktor lain mengalirnya investasi di Provinsi Jawa Tengah. Tentu dukungan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam perijinan investasi juga menjadi faktor yang penting untuk menarik investor ke Jateng," katanya.

Berdasarkan data Dinas PMPTSP Jateng, realisasi investasi mengalami peningkatan setiap tahun. Pada 2016, realisasi investasi mencapai Rp38,18 triliun, 2017 tercatat  Rp51,54 triliun, 2018 menjadi Rp59,27 triliun, 2019 berkembang hingga Rp59,50 triliun. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut