Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahagia di Hari Raya! 1.381 Napi DIY Dapat Remisi Idul Fitri, 17 Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Filosofi Ketupat di Hari Raya Idul Fitri

Minggu, 24 Mei 2020 - 04:05:00 WIB
Filosofi Ketupat di Hari Raya Idul Fitri
Ilustrasi ketupat. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara,laku papat (empat tindakan) dalam perayaan Lebaran yang dimaksud adalah lebaran, luberan, leburan, dan laburan. Lebaran bermakna usai, menandakan berakhirnya waktu puasa.

Sebulan lamanya umat muslim berpuasa, Lebaran menjadi ajang ditutupnya Ramadhan. Lebaran juga berakar dari kata lebar. Maknanya bahwa di hari Lebaran ini pintu ampunan telah terbuka lebar.

Luberan bermakna meluber atau melimpah, yakni sebagai simbol anjuran bersedekahbagi kaum miskin. Pengeluaran zakat fitrah menjelang Lebaran pun selain menjadi ritual wajib umat muslim, juga menjadi wujud kepedulian kepada sesama manusia. Khususnya dalam mengangkat derajat saudara-saudara kita yang masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Leburan berarti habis dan melebur. Maksudnya pada momen Lebaran ini dosa dan kesalahan kita akan melebur habis. Karena setiap umat dituntut untuk saling memaafkan satu sama lain.

Laburan berasal dari kata labur atau kapur. Kapur adalah zat yang biasa digunakan sebagai penjernih air maupun pemutih dinding. Maksudnya supaya manusia selalu menjaga kesucian lahir dan batin satu sama lain. Hati nan putih pertanda hati nan suci.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut