Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang
Advertisement . Scroll to see content

Digitalisasi Warung dan Toko Kelontong Tradisional di Semarang Terus Dikembangkan

Jumat, 20 Mei 2022 - 02:00:00 WIB
Digitalisasi Warung dan Toko Kelontong Tradisional di Semarang Terus Dikembangkan
Country Manager Borong Indonesia Ronald Sipahutar (kanan) dan Dirut PT Aneka Jaya Kwik Handoyo Sugiarto (kiri) saat penandatanganan MOU pemanfaatan platform Community Marketplace untuk membantu pelaku UMKM di Semarang. (IST)
Advertisement . Scroll to see content

Melalui kemitraan strategis ini, diharapkan para pelaku UMKM memiliki kemampuan untuk bersaing dan mengembangkan usahanya serta berkontribusi sebagai roda penggerak dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi di Semarang dan sekitarnya.

Ronald Sipahutar, Country Manager Borong Indonesia mengatakan, kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Borong dan mitra distributor yang memiliki kesamaan visi untuk menjadi enabler pertumbuhan ekonomi

“Kami melihat warung tradisional sebagai potensi ekonomi masyarakat yang harus terus diberdayakan dan ditingkatkan daya saingnya mulai dari modifikasi model bisnis maupun pemanfaatan teknologi digital,” katanya, Kamis (19/5/2022).

“Community marketplace yang merupakan platform pertama di Indonesia berbasis decentralized marketplace adalah strategi kami untuk membantu percepatan transformasi digital di sektor UMKM dengan tetap memperhatikan kearifan lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Kwik Handoyo Sugiarto, Direktur Utama PT Aneka Jaya mengatakan pihaknya menyambut baik  kerja sama ini. Menurutnya, pandemi Covid-19 telah mendorong percepatan transformasi digital.

“Sebagai pelaku usaha kami harus mampu beradaptasi terhadap berbagai perubahan yang ada, termasuk perkembangan teknologi. Harapan kami platform rantai pasok terintegrasi dapat membantu menyederhanakan proses distribusi, memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan nilai transaksi dan omzet UMKM,” ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut