Cerita Rakyat Jawa Tengah, Timun Emas yang Melegenda
Tak terasa hari yang tak ditunggu-tunggu pun telah tiba. Mbok Srini belum menemukan cara yang tepat agar putrinya bebas dari raksasa. Hal itu membuat Mbok Srini kebingungan takut anak perempuannya diambil paksa oleh raksasa.
Hari mulai sore, sampai dimana hari raksasa itu mendatangi kediaman Mbok Srini dan menagih janjinya, "Aku datang ke sini untuk memenuhi janjimu. Mana anak itu aku akan membawanya sekarang,". Hanya ada satu cara untuk mengulur waktu sebelum Mbok Srini menemukan cara lain yang lebih jitu.
Akhirnya ia menyuruh Timun Emas untuk berpura-pura sakit agar ia tidak dibawa oleh raksasa. "Maaf raksasa, anak itu sedang sakit. Jika kamu menyantapnya pasti rasa dagingnya tidak sedap. Bagaimana jika aku menyembuhkan penyakitnya terlebih dahulu, lalu tiga hari lagi kamu datang lagi" tawar Mbok Srini.
"Benar juga perkataanmu. Aku tak mau memakan daging yang tak sedap. Tetapi kamu harus berjanji bahwa tiga hari kedepan kamu akan menyerahkan anak itu kepadaku" kata raksasa.
Masih dengan cerita rakyat Jawa Tengah, timun emas, raksasa itu pergi dan akan kembali dalam waktu tiga hari. Mbok Srini kembali memikirkan cara lain untuk membebaskan anak perempuannya. Setelah berpikir panjang, akhirnya Mbok Srini menemukan cara.