Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dugaan Malapraktik, Keluarga Lapor Polisi usai Bayi Patah Tulang di RSUD Sumba Timur
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Rakyat Jawa Tengah, Timun Emas yang Melegenda

Rabu, 15 Desember 2021 - 19:43:00 WIB
Cerita Rakyat Jawa Tengah, Timun Emas yang Melegenda
Ilustrasi - cerita rakyat Jawa Tengah, Timun Emas. Foto: tangkapan layar YouTube.
Advertisement . Scroll to see content

PEMALANG, iNews.id - Cerita rakyat Jawa Tengah, Timun Emas merupakan salah satu cerita yang cukup terkenal di kalangan masyarakat. Cerita ini sudah banyak dijadikan sebagai film, sinetron, iklan atau ide kreatif lainnya.  

Timun atau mentimun adalah buah yang biasa dikonsumsi  masyarakat. Seringkali ditemukan di samping sambal orek atau ayam sebagai pelengkap. Namun timun yang akan dibahas dalam artikel kali ini berbeda, yakni timun dengan ukuran besar yang memiliki warna kuning keemasan. Yang mana di dalamnya terdapat bayi yang nanti akan dirawat oleh seseorang.

Berikut kisah lengkapnya dalam cerita rakyat Jawa Tengah, Timun Emas yang dirangkum.  

Dikisahkan pada zaman dahulu di suatu desa yang berada di Jawa Tengah, hidup seorang janda bernama Mbok Srini. Suaminya telah meninggal, sehingga ia hanya hidup seorang diri di sebuah gubuk yang tidak terlalu besar. Usia Mbok Srini sudah tidak muda lagi, namun selama menikah ia belum pernah diberikan kesempatan memiliki keturunan. Maka dari itu, selama menghabiskan hari-harinya Mbok Srini selalu merasa kesepian karena tidak ada yang bisa diajak bicara. 

Karena keadaan berkata lain, Mbok Srini hanya bisa menunggu dan berdoa agar sebuah keajaiban datang kepadanya. Setiap hari ia selalu membayangkan bisa menimang bayi yang mungil. Hingga suatu malam tiba, Mbok Srini seperti mendapatkan petunjuk dari mimpinya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut