Cerita Rakyat Jawa Tengah, Timun Emas yang Melegenda
"Be..benar raksasa" jawab Mbok Srini yang masih gugup. "Tanam biji timun itu! Nanti kau bisa mendapatkan seorang anak perempuan. Rawatlah anak perempuan itu hingga ia dewasa lalu serahkan kepadaku" ujar raksasa.
Terlalu gembira mendengar akan mendapatkan anak perempuan, tanpa berpikir panjang Mbok Srini menjawab, "Baik raksasa, saat dewasa nanti akan aku serahkan anak perempuan itu kepadamu".
Setelah raksasa itu menghilang, Mbok Srini langsung menanam biji timun itu di ladang dekat rumahnya. Setiap hari ia selalu merawat tanaman itu dengan baik. Setelah dua bulan, tanaman mulai berbuah tetapi hanya satu. Semakin hari timun semakin besar dan warnanya kuning keemasan tidak seperti warna timun pada umumnya.
Kemudian Mbok Srini membawa timun itu dengan susah payah ke dalam gubuknya untuk dibuka. Cerita rakyat Jawa Tengah, Timun Emas pun bermula ketika sudah dibuka Mbok Srini terkejut karena di dalamnya terdapat bayi perempuan yang sangat cantik.
Mbok Srini langsung menggendong bayi tersebut dengan amat sayang. Lalu ia memberinya nama Timun Emas. Seiring berjalannya waktu Timun Emas semakin dewasa. Ia tumbuh menjadi anak yang cantik, pintar dan baik hati. Ini semua karena kasih sayang yang diberikan Mbok Srini kepada Timun Emas.