Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Pondok Pesantren di Rembang Berjuang Menjadi Agen Perubahan Cegah Perundungan

Kamis, 24 Desember 2020 - 18:44:00 WIB
Cerita Pondok Pesantren di Rembang Berjuang Menjadi Agen Perubahan Cegah Perundungan
Anak-anak Agen Perubahan menjadi motor dalam pencegahan perundungan dalam Roots Day Pesantren di Pesantren Alhamdulillah, Rembang. ( Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Pengurus Ponpes Al Anwar 4 Rembang Nawal Yasin mengatakan, Agen Perubahan yang melibatkan anak-anak menjadi strategis untuk mencegah perundungan. Roots Day ini menjadi puncak kegiatan yang dilakukan siswa untuk mencegah adanya perundungan.

“Uji coba Roots Day di pesantren ini sangat baik, sehingga tak ada perilaku perundungan untuk mengoptimalkan pembelajar dan keamanan siswa,” katanya.

Menurutnya, data siswa di Indonesia  banyak yang melaporkan adanya perundungan. Mereka merupakan siswa di rentang usia 13 sampai 15 tahun mengalami bullying di sekolah. Keterlibatan generasi muda menjadi kunci untuk mengatasi masalah ini. “Tentu dengan mengambil sikap melawan bullying dan menentang norma yang membenarkan kekerasan sebagai budaya,” ujar dia.

Saat ini, semua pihak harus terus memberikan kesempatan untuk generasi muda tumbuh dan berkembang dengan baik dan aman. “Terima kasih pada semua pihak, Unicef, Dinas Pendidikan, Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan serta Yayasan Setara yang menggelar kegiatan hari ini di dua ponpes,” katanya.

“Dalam sebuah kajian pra ujicoba hasilnya detail, ada 14 persen yang mengalami kekerasan fisik, 41 persen mengalami kekerasan non fisik dan 20% sisanya mengalami kekerasan keduanya,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut