Cerita Korban Penyerangan di Gunung Lawu Ambil Batu Selamatkan Wakapolres Karanganyar
"Padahal, kakinya (pelaku) sudah ditembak. Tapi orangnya masih bisa lari. Tahu-tahu, orang itu berbelok ke arah saya. Langsung saja saya lempar pakai batu, kena batoknya (kepala) dan jatuh tersungkur," katanya.
Setelah pelaku tersungkur, Jarot merasakan pundaknya panas yang luar biasa. Jarot tak menduga, sebelum pelaku tersungkur setelah dilempar batu yang dibawanya, dirinya terkena sabetan senjata tajam pelaku.
Saat tahu dirinya terkena sabetan sajam pelaku, Jarot pun menghampiri Wakapolres Kompol Busroni. Pada Busroni, dirinya mengaraa kalau terkena sabetan senjata.
"Pak polisi yang diserang pelaku itu langsung meminta saya untuk naik ke dalam mobilnya untuk dibawa ke Puskesmas Tawangmangu. Di dalam mobil, saya lihat ada pak polisi lain yang juga terluka," ujarnya.
Menurut Jarot, pundaknya yang terkena sabetan senjata tajam pelaku mendapatkan jahitan. Dirinya merasa bersyukur, polisi yang diserang pelaku dalam keadaan selamat.
"Kalaupun batu yang saya lempar berhasil mengenai batoknya (kepala) dan tersangka jatuh tersungkur, itu hanya kebetulan. Karena sebelumnya, kaki pelaku sudah ditembak, tapi masih bisa lari," katanya.
Editor: Nani Suherni