Cerita Korban Penyerangan di Gunung Lawu Ambil Batu Selamatkan Wakapolres Karanganyar
SOLO, iNews.id - Jarot Broto Sarwono mendadak menjadi pembicaraan publik karena menjadi salah satu korban aksi brutal Karyono Widodo alias Sujak. Dia ikut diserang pelaku saat berupaya menyelamatkan Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni di Gunung Lawu.
Saat ditemui di kediamannya, Jalan Lampo Batang Timur No 01/06, RT 05/03, Mojosongo, Jebres, Solo, Jarot tengah asyik berbincang dengan teman-temannya. Menurut Jarot, dirinya tak mengira sama sekali kejadian penyerangan tersebut terjadi. Saat itu, dirinya sengaja datang ke Gunung Lawu untuk melihat apakah jalur pendakian sudah dibuka untuk umum apa belum.
"Saya bukan relawan. Saya itu pendaki. Dan saya bukan termasuk rombongan (susur Gunung Polres Karanganyar). Saya habis mendaki di bukit mongkrang," kata Jarot, Selasa (23/6/2020).
Setelah memarkirkan sepeda motor di area parkir, Jarot berjalan terlebih dahulu menuju pintu masuk jalur pendakian Gunung Lawu. Di pintu masuk jalur pendakian Gunung Lawu, Jarot masih membaca informasi bila jalur pendakian ke puncak Gunung Lawu, masih belum dibuka untuk umum alias masih ditutup.
"Empat teman saya masih di area parkir Cemoro Kandang. Saya berjalan dulu ke pintu masuk Cemoro Kandang. Di pintu masuk Cemoro Kandang, saya baca kalau jalur pendakian masih ditutup untuk umum," katanya.