Cerita Jaka Tarub dan Bidadari Cantik, Misteri Pakaian Merah yang Berujung Pernikahan
Di hari-hari selanjutnya, Jaka Tarub menghabiskan waktunya dengan berburu dan membagikan hasil buruannya pada warga. Hanya dengan berburu Jaka Tarub bisa melupakan kesedihannya sejenak. Hingga pada suatu pagi, saat ia sedang berburu di Hutan Wanawasa ia merasa bosan karena ia tidak mendapatka hewan apa pun.
Karena merasa haus dan lelah, ia pun pergi ke arah telaga yang disebut dengan Telaga Toyawening. Saat hampir sampai, ia mendengar suara beberapa wanita yang sedang berbincang sambil tertawa kecil, tapi ia berpikir mungkin ini semua hanya khayalannya saja.
Namun, suaranya semakin jelas dan semakin kencang saat Jaka Tarub mendekati telaga. Ternyata, ada tujuh orang gadis cantik yang sedang mandi di telaga itu. Jaka Tarub tekejut bukan main dan jantungnya berdetak kencang.
Jaka Tarub memperhatikan satu per satu gadis di telaga itu. Semuanya berparas sangat cantik. Dari percakapan mereka, Jaka Tarub tahu kalau tujuh gadis itu adalah bidadari yang turun dari kayangan.
Jaka Tarub melihat tumpukan pakaian bidadari di atas sebuah batu besar. Semua pakaian itu memiliki warna yang berbeda-beda. Jaka Tarub pun berpikir jika ia mengambil salah satu pakaian ini, ia tidak akan bisa kembali ke kayangan. Akhirnya, ia diam-diam mengambil salah satu pakaian yang berwarna merah.