Cerita Jaka Tarub dan Bidadari Cantik, Misteri Pakaian Merah yang Berujung Pernikahan
Sesampainya di rumah, Mbok Milah berniat untuk langsung menanyakan hal tadi pada anaknya. Namun, dia mengurungkan niatnya karena takut anaknya tersinggung atau ternyata Jaka Tarub sudah memiliki calon, hanya saja belum memperkenalkannya. Akhirnya, Mbok Milah menunda melontarkan pertanyaan itu hingga berhari-hari kemudian, hingga lupa.
Jaka Tarub dikenal senang dan andal berburu seperti ayahnya dahulu. Kemudian pada suatu pagi ia memutuskan untuk pergi berburu, bukan ke sawah. Jaka Tarub pun mempersiapkan segala macam peralatan berburu seperti busur, panah, pisau, dan pedang.
Dia pun pamit izin pergi pada ibunya. Setelah Jaka Tarub pergi, Mbok Milah masuk kembali ke kamarnya untuk beristirahat karena ia tiba-tiba merasa lelah.
Di hutan, Jaka Tarub berhasil memanah seekor menjangan. Hatinya merasa senang dan puas karena menjangan ini bisa ia masak bersama ibunya selama beberapa hari ke depan. Saat sedang jalan pulang, tiba-tiba ada seekor macan tutul yang menghampirinya.
Jaka Tarub pun panik dan ia melepaskan menjangan yang ada di panggulnya agar ia bisa melarikan diri dengan cepat. Macan tutul itu pun langsung memakan menjangan hasil buruan Jaka Tarub.