Cegah Klaster Ponpes Meluas, Gus Yasin Minta Orang Tua Santri Tahan Kunjungan
“Jangan sampai ada lagi perselisihan antara wali santri dan pengurus ponpes yang saling menyalahkan. Wali santri menyalahkan pihak ponpes yang dinilai tidak ketat menjaga ponpes, sehingga ada santri yang tertular Covid-19. Pihak ponpes juga menyalahkan wali murid yang sudah dilarang menjenguk tapi tetap nekat datang sehingga penghuni ponpes tertular corona," ucapnya.
Sementara itu untuk menghindari kerumunan atau kegiatan keagamaan di kampung, Gus Yasin menyarankan untuk kegiatan tahlil, warga dapat memanfaatkan pengeras suara di musala tanpa mengumpulkan banyak orang dalam satu ruangan. Peserta tahlil di musala maksimal sekitar lima orang, sementara peserta lainnya mengikuti tahlil dari rumah masing-masing.
“Tahlil intinya adalah berdoa, sedangkan berdoa tidak harus bareng-bareng. Jadi kalau di kampung ada orang yang meninggal, lalu diumumkan kapan waktu atau jam berapa pelaksanaan tahlilnya. Kemudian ada kiai yang memimpin tahlil di musala melalui pengeras suara dan diikuti warga dari rumah masing-masing,” jelasnya.
Selain mengunjungi Ponpes Al-Ittihaad di Pasir Kidul Banyumas, wakil gubernur juga meninjau penerapan protokol kesehatan dan menyerahkan bantuan berupa handsanitizer, face shield, dan vitamin di Ponpes Roudlotul Ilmi, di Kranggan Pekuncen Banyumas, dan Ponpes Mambaul Ulum Karangmoncol Purbalingga.
Editor: Nani Suherni