Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cek Kabar Pembatasan Hijab bagi Karyawati, Anggota DPR Datangi Mal di Purwokerto
Advertisement . Scroll to see content

Banyumas Jatuh ke Tangan Belanda pada Agresi Militer Pertama, Begini Sejarahnya

Senin, 16 Agustus 2021 - 04:57:00 WIB
Banyumas Jatuh ke Tangan Belanda pada Agresi Militer Pertama, Begini Sejarahnya
Ilustrasi Kabupaten Banyumas. (Foto : iNews.id).
Advertisement . Scroll to see content

BANYUMAS, iNews.id - Bangsa Indonesia telah merdeka pada 17 Agustus 1945, tapi Belanda sejak awal tidak pernah mengakui kemerdekaan Indonesia dan lahirnya negara Republik Indonesia yang merdeka sepenuhnya. Belanda datang ke Indonesia dengan membonceng pasukan sekutunya Inggris 2 September 1945 menggunakan kapal Cumberland dan mendarat di Tanjung Priok.

Namun saat pasukan sekutu kembali pulang, Belanda malah tetap berada di Indonesia dan membangun kekuatannya di Jawa. Menyadari keadaan semakin genting menghadapi kekuatan Belanda, maka seluruh angkatan perang bersatu membentuk Tentara Republik Indonesai (TRI) untuk menghadapi Belanda.

Dalam buku Banyumas Membara Era Tahun 1945-1950 seperti dikutip purwokerto.inews.id, daerah Banyumas memiliki kekuatan personel dan  persenjataan yang cukup lengkap serta baik.

Saat itu tengah kosong karena sebagian besar pasukan sedang bertugas di daerah Jawa Barat, Priangan Timur yang dipimpin oleh Lektol Moch. Bahroen (Dan Men 16). Pasukan ini baru kembali ke Banyumas setelah diberi izin Panglima Divisi Siliwangi.

Saat itu Belanda telah melanggar Perjanjian Linggarjati yang ditandatangani Belanda dan RI pada 5 November 1946, yang berisi pengakuan secara de facto atas RI untuk Jawa dan Sumatera. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut