Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duh! Pemuda di Banyumas Tepergok Masuk Rumah Kos, Diduga Foto-Foto Pakaian Dalam
Advertisement . Scroll to see content

Arky Gilang, Pengepul Sampah Organik asal Banyumas Ini Sukses Bisnis Maggot

Rabu, 24 Maret 2021 - 09:47:00 WIB
Arky Gilang, Pengepul Sampah Organik asal Banyumas Ini Sukses Bisnis Maggot
Arky Gilang, pengepul sampah organik yang merupakan sarjana teknik geodesi sukses bisnis maggot. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Alih-alih kita mengirim ke sana (ekspor) yang setelah dihitung-hitung enggak terlalu signifikan perbedaannya, artinya untuk pengiriman, untuk segala macam, ternyata pasar dalam negeri pun sangat besar," katanya.

Atas dasar itu, diputuskan untuk menggarap pasar lokal dalam memasarkan maggot. Bahkan hingga sekarang, lebih fokus pada pasar lokal.

Tidak hanya menjual maggot kering, juga maggot basah atau larva hidup. "Kalau untuk ekspor, tidak mungkin larva hidup, pasti maggot kering," ujarnya.

Saat masih melakukan ekspor, hanya mampu mengirim sebanyak 0,5 ton per bulan sesuai kapasitas mesin pengeringan. Saat itu, harga maggot kering berkisar Rp75 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram meskipun harga jual di negara tujuan seperti Amerika Serikat, Inggris, India, dan China mencapai lebih dari Rp300 ribu per kilogram.

Harga tersebut termasuk biaya pengurusan dokumen dan sebagainya, sehingga lebih menguntungkan jika dijual untuk pasar lokal dengan harga berkisar Rp50 ribu hingga Rp75 ribu per kilogram karena lebih simpel tanpa repot mengurus dokumen ekspor.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut