Arky Gilang, Pengepul Sampah Organik asal Banyumas Ini Sukses Bisnis Maggot
Ia mengaku senang dengan adanya kesadaran petani untuk menggunakan pupuk organik karena kondisi tanah saat sekarang sudah terlalu rusak akibat penggunakan pupuk anorganik.
Bisnis budi daya maggot dilakukan setelah melihat potensi pasarnya yang sangat besar khususnya untuk ekspor.
"Kebetulan banyak teman-teman alumni ITB yang berada di luar negeri, sehingga kami mencoba kirim ke beberapa negara dan ternyata responnnya bagus, kuota permintaan terus meningkat," katanya.
Akan tetapi setelah empat bulan melakukan ekspor maggot bersama sejumlah pembudi daya maggot dari berbagai daerah, kata dia, terjadi pandemi Covid-19 sehingga kegiatan ekspor menjadi terkendala.
Pada awal tahun 2020 pihaknya mencoba untuk mengedukasi pasar lokal dan ternyata potensi pasar lokal sangat besar seperti yang diprediksi.