Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang
Advertisement . Scroll to see content

8 Fakta Dokter Muda Undip Diduga Bunuh Diri dengan Suntik Obat Penenang, Nomor 5 Memilukan

Kamis, 15 Agustus 2024 - 10:33:00 WIB
8 Fakta Dokter Muda Undip Diduga Bunuh Diri dengan Suntik Obat Penenang, Nomor 5 Memilukan
Ilustrasi dokter muda Undip yang sedang PPDS di RSUP Kariadi Semarang diduga bunuh diri dengan cara menyuntikkan obat penenang ke tubuh. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

“Saat ditemukan wajahnya biru-biru sedikit sama pahanya. Seperti orang tidur, posisi miring,” katanya.

7. Rekan Korban Berduka

Kabar meninggalnya korban juga membawa duka bagi RSUD Kardinah Kota Tegal. Sebab sehari-hari korban bertugas di rumah sakit tersebut.

Bahkan kejadian dugaan bunuh diri dokter muda ini viral di media sosial yang menyebutkan karena menjadi korban perundungan atau bulllying.

Sementara Plt Direktur RSUD Kardinah Tegal dr Lenny Herlina membenarkan korban merupakan dokter ASN yang bekerja di RSUD Kardinah sejak tahun 2019. Almarahumah lalu ditugaskan mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anastesi di Undip Semarang pada tahun 2022.

8. Respons Kemenkes

Kejadian ini menjadi perhatian Kementerian Kesehatan. Kemenkes telah mengirim surat ke Direktur Utama RSUP Dr Kariadi Semarang yang isinya menghentikan Program Studi Anastesi di RSUP Dr Kariadi Semarang sehubungan dengan adanya dugaan perundungan di Prodi Anastesi Undip di RS tersebut.

Program dihentikan sementara prodi tersebut sampai dengan dilakukannya investigasi dan langkah-langkah yang dapat dipertanggungjawabkan oleh jajaran direksi rumah sakit dan FK Undip. Penghentian ini mulai tanggal surat dikeluarkan pada Rabu 14 Agustus 2024 yang ditandatangani Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dr. Azhar Jaya, S.H, SKM, MARS.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut