6 Juta Warga Jateng Tak Mudik, Ganjar: Perhatikan Warga Kami di Jabodetabek
SEMARANG, iNews.id – Sebanyak enam juta warga Jawa Tengah yang berada di Jabodetabek diperkirakan tidak bisa mudik pada Lebaran tahun ini menyusul keputusan Presiden Joko Widodo yang melarang mudik mulai Jumat, 24 April 2020.
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengatakan, sampai saat ini sudah ada 600.000 lebih warga Jateng yang pulang kampung dari Jabodetabek.
Jumlah itu masih sangat kecil dibanding total warga Jateng yang ada di sana. Karena itu, Ganjar berharap pemerintah daerah setempat menjamin kehidupan warga Jateng.
"Total warga Jateng di Jabodetabek itu ada 7 jutaan, jadi yang mudik masih sangat kecil. Untuk itu, kami berharap larangan mudik ini benar-benar memperhatikan nasib warga kami yang ada di sana. Mereka yang tidak pulang, harus benar-benar direscue, sehingga mendapat jaminan dari pemerintah," kata Ganjar, Selasa (21/4/2020).
Ganjar mengaku mendukung penuh keputusan Presiden Joko Widodo memutuskan larangan mudik tahun ini. Menurutnya, keputusan larangan mudik sangat tepat untuk memotong mata rantai penyebaran covid-19 dari zona merah ke desa-desa.