Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman
Advertisement . Scroll to see content

5 Pengakuan Mengejutkan Pembunuh Bos Depot Air Isi Ulang, Nomor 3 Bikin Polisi Geleng-Geleng

Rabu, 10 Mei 2023 - 18:24:00 WIB
5 Pengakuan Mengejutkan Pembunuh Bos Depot Air Isi Ulang, Nomor 3 Bikin Polisi Geleng-Geleng
Husen, pembunuh bos depot air isi ulang yang mayatnya dicor semen di Semarang, Jawa Tengah. (Foto: Eka Setiawan).
Advertisement . Scroll to see content

“Kalau saya langsung menyerahkan diri ke polisi, keenakan pihak kepolisian,” ucapnya.

4. Bersenang-senang

Husen usai menusuk bagian kepala Irwan Hutagalung, bos depot air isi ulang sempat pergi bersenang-senang dengan temannya yang merupakan pedagang angkringan. Temannya itu biasa berdagang di seberang tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan tersebut.

Polisi menangkap Husen, pembunuh bos depot air ulang yang jenazahnya dimutilasi dan dicor di wilayah Tembalang, Semarang. (Foto: Eka Setiawan).
Polisi menangkap Husen, pembunuh bos depot air ulang yang jenazahnya dimutilasi dan dicor di wilayah Tembalang, Semarang. (Foto: Eka Setiawan).

Husen bersenang-senang dengan membawa uang korban yang merupakan bosnya itu sebesar Rp7 juta. Bahkan dia memberikan Rp1 juta kepada temannya untuk memesan pekerja seks komersial (PSK) online.

“Setelah itu saya tinggal ke luar,” kata Husen.

5. Mutilasi korban hidup-hidup

Usai bersenang-senang, Husen kemudian kembali ke kontrakan tempat korban, yakni depot air isi ulang. Dia kemudian memeriksa kondisi korban yang merupakan bosnya itu yang kondisi kritis setelah ditusuk pada bagian kepala menggunakan linggis.

Mengetahui korbannya masih hidup dia kemudian memutilasi tubuh korban menggunakan pisau menjadi beberapa bagian. “Saat itu masih bernapas,” ucapnya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut