Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman
Advertisement . Scroll to see content

5 Pengakuan Mengejutkan Pembunuh Bos Depot Air Isi Ulang, Nomor 3 Bikin Polisi Geleng-Geleng

Rabu, 10 Mei 2023 - 18:24:00 WIB
5 Pengakuan Mengejutkan Pembunuh Bos Depot Air Isi Ulang, Nomor 3 Bikin Polisi Geleng-Geleng
Husen, pembunuh bos depot air isi ulang yang mayatnya dicor semen di Semarang, Jawa Tengah. (Foto: Eka Setiawan).
Advertisement . Scroll to see content

Husen mengaku tidak menyesal telah membunuh dan memutilasi serta mengecor mayat bosnya. "Saya tidak menyesal, saya malah puas," ujar Husen di Mapolrestabes Semarang.

Husen tersangka pembunuhan Irwan Hutagalung, bos depot air isi ulang saat memberikan pengakuan di Mapolrestabes Semarang, Rabu (10/5/2023). (Foto: Tangkapan layar video).
Husen tersangka pembunuhan Irwan Hutagalung, bos depot air isi ulang saat memberikan pengakuan di Mapolrestabes Semarang, Rabu (10/5/2023). (Foto: Tangkapan layar video).


 2. Sakit hati

Husen dalam pengakuannya mengungkapkan alasan memutilasi bos depot air isi ulang. Sakit hati, menjadi motivasi Husen tegas memutilasi tubuh korban menjadi beberapa bagian. 

Dia menjelaskan, memutilasi kedua lengan korban karena kesal sering memukulnya. Sementara kepala korban dipotong karena sering dimarahinya. Setelah itu dia memasukkan kedua lengan korban ke dalam karung.

“Saya tidak menyesal, saya malah puas,” kata Husen.

3. Kabur ke Banjarnegara

Usai membunuh, memutilasi dan mengecor Irwan Hutagalung bos depot air isi ulang di Semarang, Husen tidak menyerahkan diri. Dia kabur ke tempat temannya di Banjarnegara.

Alasan Husen tidak menyerahkan diri dan lebih memilih kabur ke Banjarnegara membuat polisi geleng-geleng. Dia mengatakan, jika menyerahkan diri usai melakukan pembunuhan, keenakan polisi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut