Warga Cijawura Adukan Megaproyek Kereta Cepat ke Komnas HAM, KCIC: Kami Kooperatif
"Tak hanya pada pemangku kepentingan, pada prinsipnya PT KCIC juga siap bersikap kooperatif dan terbuka jika ada keluhan dari warga. PT KCIC siap mengadakan sosialisasi dengan warga setempat jika memang dibutuhkan, meskipun kami sudah melakukan sosialiasi secara berkala," ucap Mirza.
GM Corporate Secretary PT KCIC menyatakan, aduan warga terkait isu lingkungan dari proyek KCJB, salah satunya terkait Amdal. "Pada dasarnya pelaksanaan proyek senantiasa mengedepankan keamanan dan keselamatan lingkungan sesuai kajian Amdal yang telah dilakukan. PT KCIC juga telah menunjuk beberapa konsultan untuk memastikan aktivitas pembangunan berjalan sesuai ketentuan," ujarnya.
Terkait keluhan warga RT 12 yang menyebutkan rumah-rumah milik warga retak sebagai imbas dari proyek KCJB, Mirza menuturkan bahwa klaim itu belum dapat dipastikan. Sebab, PT KCIC dan kontraktor tidak dapat data sebelum pengerjaan proyek karena mendapat penolakan dari warga setempat.
"Untuk hunian warga di RW 12, PT KCIC dan kontraktor tidak mendapatkan data dan perbandingan kondisi bangunan sebelum dan setelah pekerjaan dilakukan. Sebab saat melakukan inventarisasi data, mendapat penolakan dari warga," tutur Mirza.
Mirza menambahkan bahwa hal ini berbeda dengan kondisi warga di RT 11. Sebelum proyek KCJB dimulai, PT KCIC dan kontraktor dapat melakukan inventarisasi data di lokasi tersebut.