Viral Bayi Baru Lahir di Tasikmalaya Meninggal Diduga gegara Pelayanan Kinik Buruk
Karena penasaran, apakah anak masih hidup, Erlangga bawa anaknyya ke Rumah Sakit Jasa Kartini Tasikmalaya, karena badan anak masih hangat dan Erlangga ingin memastikan, karena dari Klinik Alifa tidak ada kepastian. Sesampainya di rumah sakit Jasa Kartini, anak dibawa ke IGD, lalu ditangani oleh suster dan dokter jaga. Anak Erlangga ditangani dengan sigap dengan baik. Suster di Rumah Sakit Jasa Kartini memompa jantung anak saya, mengecek saturasi oksigen anak dan memberikan oksigen.
"Sebelumnya suster menimbang BB anak saya, dan hasil nya 1,5 kg. Suster dan dokter di sana semua kaget kenapa ini anak dengan BB yang hanya 1,5 kg kok bisa pulang? Kenapa ga di incubator? Minimal inkubator untuk bayi dengan BB 1,5K k adalah selama tujuh hari atau sepuluh hari menurut suster di Rumah Sakit Jasa Kartini," ucap dia.
Mereka menanyakan melahirkan di mana karena kaget kok bayi dengan BB tersebut dibolehkan pulang, Erngga bilang di Klinik Al. Dokter dan suster geleng-geleng kepala sayang menyayangkan kenapa dipulangkan yang harusnya diberikan perawatan intensif dan diberikan banyak ASI ini malah bidang menyarangkan tidak boleh diberikan ASI.
Oleh RS Jasa Kartini diberikan surat kematian. Erlangga pulang dengan hati yang sangat sakit, dengan rasa penyelesan terbesar kenapa harus melahirkan di Klinik Al. Erlangga pulang membawa bayi yang suci tidak berdosa yang disepelekan oleh Klinik Al, menggunakan ambulans.
Besoknya pada Rabu 15 November 2023 pukul 07.00 WIB, Nadia Anastasya Silvera, kakak Erlangga mendatangi Klinik Al untuk meminta klarifikasi atas meninggalnya anak Erlangga. Nadia meminta keterangan dari bidan yang pada saat itu jaga di klinik.