Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wagub Jabar Minta Kasus Anak di Tasikmalaya Dipaksa Perkosa Kucing Diselesaikan Damai
Advertisement . Scroll to see content

Uu Ruzhanul Ulum: Kejar Pengunggah dan Penyebar Video Anak Dipaksa Perkosa Kucing

Sabtu, 23 Juli 2022 - 14:11:00 WIB
Uu Ruzhanul Ulum: Kejar Pengunggah dan Penyebar Video Anak Dipaksa Perkosa Kucing
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum di Kantor KPAID Kabupaten Tasikmalaya. (FOTO: iNews/ASEP JUHARIYONO)
Advertisement . Scroll to see content

"Siapa tahu ada penyebab yang lain, ada pengorbit yang lain. Tetapi, sekarang beredar seperti itu (anak berumur 11 tahun meninggal akibat depresi seusai dipaksa perkosa kucing) hanya asumsi masyarakat. Karena menurut Ketua KPAID itu belum pasti. Yang berhak menyampaikan penyebab kematian kan pihak berwenang, yaitu kedokteran," tutur Wagub Jabar.

Selanjutnya, saya berharap kepada masyarakat, tidak dibesar-besarkan. Apalagi videonya diviralkan dibagi-bagikan. Introspeksi, bagaimana jika keluarga kita mengalami hal seperti itu. 

"Saya barusan bertemu dengan pihak yang disebut korban, orang tuanya. Dengan emak dan bapaknya. Di mana mereka, sebenarnya, punya niat baik (berdamai). Di samping saya mendoakan diberikan kesabaran dan (musibah ini) diterima dengan keimanan, tetapi juga dia (keluarga korban) tidak punya niat yang berlebihan sehingga ada eksen-eksen selanjutnya. Sampai ke meja hijau," ucap Uu Ruzhanul Ulum.

Wagub Jabar menyatakan, berdasarkan arahan dari KPAID, keluarga korban untuk memaafkan para pelaku yang juga anak-anak. "Harapan kami ada ada islah antara kedua belah pihak terkait kejadian ini. Sehingga dalam kehidupan masyarakat tidak menjadikan hal-hal tidak diinginkan karena tetangga," ujarnya.

"Setelah islah itu, harapan kami jangan diteruskan sampai ke meja hijau. Sampai ada pemanggilan pihak korban, saksi. Tetapi memang itu sah-sah saja untuk mencari kejelasan. Tetapi lebih baik dihentikan," tutur Wagub Jabar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut