Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Jokowi Berbelasungkawa Kasus Anak Meninggal Usai Di-bully di Tasikmalaya
Advertisement . Scroll to see content

Wagub Jabar Minta Kasus Anak di Tasikmalaya Dipaksa Perkosa Kucing Diselesaikan Damai

Sabtu, 23 Juli 2022 - 13:14:00 WIB
Wagub Jabar Minta Kasus Anak di Tasikmalaya Dipaksa Perkosa Kucing Diselesaikan Damai
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum meminta kasus anak meninggal akibat depresi seusai dipaksa memperkosa kucing diselesaikan secara damai. (FOTO: iNews/ASEP JUHARIYONO)
Advertisement . Scroll to see content

TASIKMALAYA, iNews.id - Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum meminta kasus anak di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya yang meninggal akibat depresi seusai dipaksa memperkosa kucing, diselesaikan secara damai. Usulan islah atau damai itu, kata Wagub Jabar, hasil pertemuannya dengan ibu dan bapak korban. 

"Sesuai dengan KPAID (Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah) Kabupaten Tasikmalaya untuk dimaafkan. Harapan kami ada islah dua belah pihak dan masyarakat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," kata Wagub Jabar kepada wartawan seusai mengunjungi keluarga korban di Kantor KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (23/7/2022). 

Uu menyatakan, dalam kasus ini belum bisa dikatakan sebagai kasus persetubuhan. "Secara kasat mata di video tidak ada persetubuhan. Ya mohon maaf, itunya (alat kelamin korban) aja gak bangun. Saya lihat ada hal yang dimanfaatkan oleh orang lain. Di awal video ada pembukaannya, pembukaan seperti itu. Paling yang harus dikejar adalah mereka yang menyebarkan (video) seperti itu," ujarnya.

Masyarakat, tutur Wagub Jabar, jangan menyudutkan para terduga pelaku sebelum ada keterangan jelas dari aparat penegak hukum. Semua harus berdasarkan keterangan dari para ahli. 

"Sebelum ada temuan dari pihak aparat, penyebab kematian depresi atau apa, kita jangan berandai-andai, karena dari KPAID tidak ada kepastian bahwa itu depresi. Siapa tau ada penyebab atau komorbid lain," tutur Wagub Jabar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut