Ulama NU Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren, Jalin Kerja Sama dengan PT Pos Indonesia
Gus Aam menyatakan, keuntungan MyPos di pesantren akan memudahkan warga di sekitar pesantren. Mereka tidak perlu kemana-mana untuk melakukan mengirim atau membayar tagihan.
"Bayangkan kalau semua transaksi dilakukan di MyPos, ini nanti akan menjadi pemasukan cukup besar bagi lingkungan pondok. Ekonomi pondok pesantren bisa mandiri dengan kemampuan ekonomi sendiri, " ujar Gus Aam.
Gus Aam yang merupakan cucu pendiri NU ini mengatakan, jumlah pondok pesantren di Indonesia cukup banyak. Artinya, secara potensi cukup besar bagi Pos Indonesia untuk pengembangan MyPos di pesantren.
Untuk kerja sama lebih lanjut, NU telah melakukan pertemuan dengan jajaran manajemen Pos Indonesia. "Kami telah bertemu dengan jajaran manajemen Pos Indonesia, membahas terkait kerja sama kurir dan logistik. Kami membahas kerja sama saling menguntungkan antara ulama NU dan Pos Indonesia," tuturnya.
Pada pertemuan itu, juga dibahas rencana pengembangan chanel logistik. Layanan logistik ini untuk menggarap kiriman dalam jumlah besar yang tidak terlayani MyPos. Pesantren juga bisa bekerja sama dengan Pemda, pelaku usaha lokal, dan lainnya.