Ulama NU Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren, Jalin Kerja Sama dengan PT Pos Indonesia
BANDUNG, iNews.id - Ulama Nahdlatul Ulama (NU) mendorong kemandirian ekonomipesantren melalui kerja sama dengan PT Pos Indonesia dalam bidang kurir, logistik, dan layanan jasa keuangan. Kemandirian ekonomi pesantren akan mendorong santri memiliki jiwa entrepreneur.
Agus Solachul Aam Wahib Wahab atau Gus Aam mengatakan, NU mendorong kemandirian ekonomi pesantren agar mampu mencari penghasilan sendiri. Tak hanya itu, kemandirian ekonomi pesantren juga akan memberi multiplier effect bagi lingkungan sekitar.
Salah satu kemandirian ekonomi pesantren yang bisa dibangun adalah menciptakan usaha sendiri melalui kerja sama dengan PT Pos Indonesia. Pesantren bisa menjadi channel bisnis Pos seperti pengembangan Agen MyPos, O-ranger Santri, chanel jasa logistik, dan layanan jasa Pos lainnya.
Kerja sama itu pada dasarnya telah mulai dijalankan. Beberapa pesantren di Sidoarjo dan Banyuwangi, Jawa Timur, telah menjadi Agen MyPos. Dalam waktu dekat, Agen MyPos pesantren juga akan dibuka di Depok, Sampang, dan lainnya.
"Pengembangan MyPos di pesantren ini adalah untuk kepentingan umat. Karena di pesantren terdapat santri, jemaah, pengasuh, masyarakat, dan lainnya. Kehadiran MyPos akan memudahkan masyarakat mengirim surat, chanel pembayaran, air, PDAM, pembelian pulsa, dan lainnya," kata Gus Aam dalam siaran persnya.