Tokoh Jawa Barat Ini Dianggap Pantas Gantikan Edhy Prabowo Pimpin KKP
Nana mengemukakan, terungkapnya kasus korupsi KKP disusul penangkapan Edhy Prabowo dan sejumlah pihakoleh KPK, semakin membuktikan, KKP membutuhkan figur kuat dan tepat dalam pengelolan sistem kelautan Nasional.
Menurut dia, yang sangat meengecewakan dan memalukan adalah baru sebatas urusan benih lobster saja sudah membutakan orang untuk korupsi mengeruk keuntungan pribadi.
"Padahal potensi laut Indonesia sangat berlimpah dan luar biasa. Artinya kalau bukan figur menteri yang punya integritas, semua potensi laut kita akan sia-sia. Bisa dirampok siapa saja,” ujar Nana.
Disinggung siapa figur tepat untuk menjadi Menteri KKP menggantikan Edhy Prabowo yang mengundurkan diri pascaditangkap KPK, Nana mengemukakan, diperlukan figur yang punya kecakapan multidimensi, mampu menangani dengan tepat berbagai potensi kelautan nasional.
“Urusan laut itu memiliki bebagai dimensi. Tidak hanya ekonomi, tapi juga perlu pendekatan dimensi lain, seperti budaya, sosial, politik dan ketahanan nasional. Selain itu, kesejarahan juga penting untuk diperhatikan,” ujar dia.