Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geledah 3 Lokasi Kasus Edhy Prabowo, KPK Sita Dokumen Transaksi Keuangan
Advertisement . Scroll to see content

Tokoh Jawa Barat Ini Dianggap Pantas Gantikan Edhy Prabowo Pimpin KKP

Rabu, 02 Desember 2020 - 19:15:00 WIB
Tokoh Jawa Barat Ini Dianggap Pantas Gantikan Edhy Prabowo Pimpin KKP
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

“Banyak yang tidak mengetahui Dedi punya hubungan dekat dengan Jokowi sejak lama. Itu bisa menjelaskan jika Dedi sangat bisa memahami dan menerjemahkan visi-misi Presiden Jokowi. Dedi juga salah satu Ketua TPN saat pilpres lalu. Artinya kalau ada istilah sosok yang berkeringat, Dedi merupakan salah satu yang paling berkeringat memenangakan Jokowi-Ma’ruf,” kata Nana.

Dedi pun sebenarnya lanjut Nana punya kedekatan khusus ke Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin. Selain dikenal sebagai salah satu santri kebanggaan, Dedi juga selalu diajak khusus oleh KH Ma’ruf Amin saat mengunjungi makam Baing Yusuf Purwakarta yang merupakan guru dari leluhur Ma'ruf, Syaikh Nawawi Al Bantani.

Menurut Nana, kemenangan Jokowi-Ma'ruf di Indonesia tidak lepas dari peran Dedi Mulyadi. "Jawa Barat yang tadinya diduga 70-80 persen milik Prabowo-Sandi, ternyata di luar dugaan. Prabowo Sandi hanya meraih suara 55 persen," ujarnya.

Suara di Jabar, tutur Nana, sangat berpengaruh bagi kemenangan Jokowi-Ma'ruf secara Nasional. Jawa Barat adalah provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. "Jika di Jabar, Jokowi-Ma'ruf kalah telak, Prabowo-Sandi lah yang menang. Kebetulan saat itu Dedi adalah Ketua Tim Pemenangannya," tutur Nana.

Meski posisi Menteri KKP secara politik disebut sebagai “jatah” Partai Gerindra, Nana sangat meyakini kalau Dedi Mulyadi bisa diterima dengan baik oleh partai tersebut lantaran Dedi memang dikenal memiliki hubungan istimewa dengan Prabowo Subianto dan Hashim Djojohadikusumo.

“Kedekatan mereka itu sudah terjalin sejak lama. Tidak sulit bagi Dedi Mulyadi, untuk berkoordinasi dengan Partai Gerindra?. Apalagi kini Partai Gerindra juga sudah bergabung dengan pemerintah," kata Nana.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut