Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fatwa MUI : Vaksin Sinovac Halal, Penggunaan Tunggu Izin BPOM
Advertisement . Scroll to see content

Testimoni Ridwan Kamil Usai Divaksin Sinovac: Badan Tidak Berubah Jadi Warna Hijau

Senin, 11 Januari 2021 - 14:15:00 WIB
Testimoni Ridwan Kamil Usai Divaksin Sinovac: Badan Tidak Berubah Jadi Warna Hijau
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menunjukkan tangannya seusai disuntik tim uji klinis vaksin Sinovac. (Foto: Dokumentasi/Agung Bakti Sarasa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Jelang vaksinasi Covid-19 serentak di Indonesia pekan ini, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memberikan testimoninya terkait apa saja yang dia rasakan setelah disuntik vaksin Covid-19, Sinovac. Testimoni itu untuk meyakinkan masyarakat yang masih ragu akan efektivitas vaksin.

Ridwan Kamil menyebut dirinya tidak mengalami efek samping berarti setelah divaksin. Bahkan, dengan nada bercanda, dia menyebut bahwa tak ada perubahan pada kondisi fisiknya. 

"Jadi, dulu katanya ada kekhawatiran ada bengkak, tidak. kekhawatiran demam tidak, kekhawatiran badan berubah juga tidak karena kita melaporkan, apalagi berubah menjadi warna hijau atau Spiderman gak ada," tegas Ridwan Kamil dalam konferensi pers yang digelar secara virtual dari Mapolda Jabar, Kota Bandung, Senin (11/1/2021).

Diketahui, Ridwan Kamil dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi relawan uji klinis vaksin Sinovac yang bakal diproduksi massal oleh PT Bio Farma. Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu pertama kali disuntik vaksin Sinovac di Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Jumat (28/8/2020) lalu.

Dalam uji klinis yang digelar oleh Tim Uji Klinis dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) bekerja sama dengan PT Bio Farma itu, Kang Emil menjalani dua kali penyuntikan. Penyuntikan kedua pun sudah dilakukan di tempat yang sama pada Senin (14/9/2020) lalu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut